RSS

Asal Muasal Geng Ceriwis (Kelompok Praktikum Fisika) Part I


Malam Guysss, Mau curhat dikit nih ahh, Beberapa hari ini sedang sedikit merasakan kesenduan di hati rasanya, bukan galau tapinya. Hanya rasanya semua memori di masa lalu sedang terpaparkan di sebuah layar bioskop pribadi,,, #apasihhh.

Tapi cerita malam hari itu bukan tentang kesenduan yang sedang saya alami, melainkan mengambil satu perubahan dari diri saya tentang sebuah kepercayaan, (rasanya pernah membahas ini saat sedang di kampus inggris (red. Trust Is a Must)).

Percaya Akan sebuah kepercayaan!. Itulah timeline dari tulisan saya kali ini. Sedikit menengok ke belakang (*,*), bukan mengingat masa lalu yaa, #moveonatuh hhehe. Intinya adalah, Dahulu, saya adalah tipikal orang yang memberikan kepercayaan saya terhadap orang orang terdekat saya. Sepenuhnya saya berikan kepercayaan saya, hingga rasanya saya tidak memiliki kepercayaan lagi (opo menehh tohh masse, Ngawurrrr).
Yaa, rasanya prinsip itu bisa saya laksanakan dengan baik semasa dalam masa putih abu – abu. (Sekedar Informasi, saya pernah jadi siswa SMA loh #GaPENTING). Hingga akhirnya saya memasuki dunia perkuliahan, awalnya semua masih berjalan dengan baik. Saya bahkan langsung bisa mempercayai orang – orang yang rasanya belum seminggu saya kenal. Mereka lah kelompok Praktikum Fisika Saya, Personilnya itu adalah Saya, Agus, Henny, Chika, Pristi, Citra, Agung, Reza. Namun, dua nama terakhir yang saya sebutkan tidak begitu membaur.

Enam serangkai yang rasanya masih sangat polos dengan perkuliahan serta kehidupan di Bogor memulai untuk merangkai cerita indah bersama mengawali pijakan awal kita bersama di Universitas yang sama. Perkenalan dulu ya, Enam Serangkai yang nantinya akan saya sebut menjadi FISIKAerss (Apasihh, ga bagus banget. Tapi yasudahlah, apa arti sebuah nama), terdiri dari 6 mahasiswa dari 2 departemen yang berasal dari satu fakultas yang sama yaitu FMIPA. Saya, Henny, Chika, dan Agus berasal dari departemen Matematika, dan Pristi juga Citra berasal dari Departemen Ilkom. Kami pertama kali berkumpul saat praktikum pertama Fisika saat Matrikulasi. Mulai merancang siapa yang jadi ketua kelompok, ini itu, bla bla bla..... 



Singkat Cerita, kebersamaan kita langsung terbangun (alias Klop) dengan cepat. Hanya butuh beberapa hari agar kita tidak saling canggung lagi. Karakter yang berbeda beda rasanya tak menjadi penghalang bagi kita. Saya yang orangnya hebring alias heboh, tapi juga Humoris dan juga Tampan , zzzz. Pristi dengan pembawaan yang paling dewasa, namun tetap heboh dan ceriwisss yang selalu menjadi panutan bagi kita semua hhaha. Henny yang masih terkesan anak – anak, agak lugu, polos, terkadang lemot #PissHenn hhehe. Chika yang sedikit rumpi, anak gaul Jekardahh getoohh, tapi juga ceriwis dan sedikit bawel (Chika adalah lumbung makanan di kelompok ini hhehe). Ada pula Agus, anak termuda di kelompok kita (FYI. Agus yang termuda dan Pristi Yang tertua). Dengan segudang keluguan, namun super bawelll, agak manja sihh, dan saya sering menjadi pelampiasan kemanjaannya hhaha, tapi rasanya kalo ga ada dia ga rame. Dan yang terakhir, Citra dengan sosoknya yang paling kalem rasanya, agak malu malu gitu, tapi punya segudang cerita. Dan inilah Kami (jenggg jengg jengggg *ceritanya backsound).
Abis Ngebakso nih ceritanya (di Hari yang sama dengan keberangkatan kita menuju KRB)

Masih Sempet narsis sebelum keluar warung Bakso

Dan inilah formasi lengkap Kami.
Dari Kiri Ke Kanan : Ari, Citra, Chika, Henny, Pristi, Agus

Masuk ke cerita, Kita sering banget kumpul bareng untuk ngerjain Laporan praktikum (Niatnya sih ngerjain laporan doang, padahallll......) yang biasanya Cuma dikasih waktu 2 – 3 hari untuk dikumpulkan. Jadilah kami yang selalu kumpul hampir setiap hari. Di sela sela mengerjakan laporan, ada kalanya kita menceritakan pengalaman semasa SMA, dari mulai Cinta – cintaan, galau galauan dan sebagainya. Dan biasanya Agus adalah yang paling dominan di sesi curhat curhatan ini hhehe, dan Juga Mbak Priss yang selalu memberi masukan kepada kita tentang curhatan kita, yaa, sosoknya yang dewasa ngebuat kita diayomi sama pristi. Ada juga sesi Ramal meramal yang diprakasai oleh Mbak Pristi, dia ini jago ngeramal Lohhhh (Mbak Pris ternyata titisan dewa petir lohh *ganyambung). Pristi kalo udah nebak sesuatu, selalu (hampir) benar semua. Ga ada yang bisa ditutupi dari wanita paruh baya satu ini. Ada juga sesi wisata kuliner, Rasanya kita sudah menjelajahi Bara dan seisinya saat itu. Masih banyak lagi lah pokoknya....

Suatu ketika, Kejenuhan mulai melanda saat mengerjakan Laporan. Hingga akhirnya kita berpindah tempat berkali kali, dari mulai Asrama A*, pindah ke asrama A*, hingga akhirnya ke Gladiatorrr.

Narsis dulu di Gladiator hhehe :p

Ketauan kan siapa yang paling gaul hhaha

Ceritanya lagi mau ngerjain Laporan di Gladiator (Padahal......)



Tapi tetap aja moodnya belum muncul. Hingga akhirnya entah siapa yang mencetuskan ide buat ngerjain Laporan Praktikum Fisika di KRB (Red. Kebun Raya Bogor). Dan semua sepakat, alhasil kami kembali ke Asrama masing – masing untuk menyiapkan segalanya. Tak lama kemudian, semuanya berkumpul di Shelter Sepedahh depan GWW. Setelah semuanya lengkap, langsung kami menaiki Mobil Ferari angkot yang saya lupa jurusan apa, pokoknya tujuan akhirnya laladon (*Bukan Kampus Dalam tapinya). Baru beberapa detik menduduki bangku angkot, rasanya seisi angkot langsung heboh dengan celotehan kami. Karena beberapa dari kita yang belum pernah kesana. Saat itu saya yang menjadi Tour Guidenya, karena saya sudah menjadi sesepuh KRB (?), alias sudah beberapa kali menginjakkan kaki di Kebun Raya kebanggaan kota hujan ini. Setelah sampai laladon, Kami bergegas menaiki Angkot 03 yang akan membawa kami menuju KRB, di angkot ini pula, celotehan dan candaan tak juga henti kami lontarkan, yaa, namanya juga masih polos hhaha. Salah satu dari kita bilang ke abang supir angkot yang baik hati itu untuk menurunkan kami di Pintu Masuk KRB. Tak usah berlama lama, kami sampai juga akhirnya didepan pintu masuk KRB, namun sayangnya abangnya salah menurunkan kita (*abangnya ga jadi baik hati deh). Pintu masuk yang ada didepan kami ternyata bukan pintu masuk utama. (*saya merasa gagal menjadi Tour Guide #sambilGarukGarukTanah T.T). Alhasil berdasarkan Naluri KeSokTahuan saya, kita jalan menyusuri Pedestrian di sekitar KRB. Namun, tetap saja yang namanya geng Ceriwis ga afdhol kalo ga punya cerita. Di pertengahan jalan, ada orang sedikit kurang waras yang menghadang perjalanan kita, Chika adalah yang terheboh disini. Dia ketakutan setengah mati rasanya. Namun saya dengan Gagah Berani (padahal agak takut juga), menuntun jalan mereka untuk melewatinya. Dan berhasillah kita melewatinya. Yeyyyy, Setelah itu kita kemana yaa ?? Katakan Peta, Katakan Petaa #apasihhh. Dan tak Lama setelah itu. Sampailah kita didepan Pintu gerbang Kebun Raya Bogor yang sesungguhnya.......



Mau tau lanjutan ceritanyaaa ?? Wait The Next Story Okey J
To Be Continued :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar