Sahabat,
Ketika aku
tersenyum, bukan berarti aku tidak membutuhkan bantuanmu.
Ketika aku
menangis, aku hanya sedang menanti perhatianmu.
Disaat engkau
terdiam, aku pun ikut terdiam,
Karena diam,
bukan berarti kita tidak saling bicara,
Karena diam,
tak sekedar hening.
bahwa diam,
tanpa kata namun tetap bermakna.
Diam dan
hening,,,
Terdiam
didalam keheningan, tapi tidak hening dalam kediaman.
Saat langkah
tak menepi, berhenti di sebuah persimpangan jalan.
Mencoba
melangkah namun tak tahu arah, mencoba bertanya namun dalam diam
Mungkinkah
harus kembali ?
Disaat sebuah
pengharapan telah memulai langkahnya
Mungkinkah
harus menyerah ?
Disaat puncak
telah mulai terlihat, disaat aku mulai bisa berlari
Tidakkah kau
sadari,
Persimpangan
jalan ini hanya memberimu pilihan,
Pilihan
tentang jalan yang akan kau lalui,
Jadi, tak ada
gunanya untuk sekedar terdiam,
Tidak ada
persimpangan yang salah,
Yang ada hanya
kita yang salah memberi makna,
Tidak ada
jalan yang benar,
Ketika kita
hanya bisa merasakan aura kegelapan didalamnya.
Dua dunia, dua pilihan, dua sisi,,
Namun satu makna, satu tujuan, dan satu
rasa.
Persimpangan
memberikan dua dunia, gelap dan terang
Persimpangan
memberikan dua sisi, cahaya dan takut
Namun, persimpangan
juga memberikan dua pilihan,
Gelap dalam terang, atau terang dalam gelap.
Cahaya dalam ketakutan, atau ketakutan dalam cahaya.
Itu mengapa,
sebuah persimpangan jalan bisa menjadi sangat menakutkan sekaligus sangat
mengharukan.
Tapi, pada
akhirnya persimpangan memberikan satu
makna, tujuan, serta rasa.
Makna bahwa tujuan kita berawal dari rasa,
Bahwa Tujuan kita memiliki rasa yang bermakna,
Dan Rasa dalam makna untuk satu tujuan..
Jadi, Belum
saatnya berhenti hanya karena sebuah persimpangan jalan.
Tetaplah
berjalan, tanpa ragu,
Jika ragu,
mungkin ada kalanya kita harus sedikit merangkak untuk mencapai seberang jalan.
Sebuah kilas balik perjalanan seorang anak
manusia, yang tengah berusaha mempertahankan jati dirinya, yang kini berada di
arus permainan kedewasaan. Tidak perlu merunut kejadian yang lalu. Yang kita
butuhkan saat ini adalah kesempatan untuk percaya bahwa kita punya sebuah mimpi
yang harus diwujudkan, bahwa kita hanya ingin mencapai satu asa yang telah kita
tancapkan di puncak.
Malam ini, sedikit belajar dari sebuah
persimpangan, mengenai arti penguatan jati diri yang sebenarnya :)
Regrads
~AYH~






0 komentar:
Posting Komentar